BAB
I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
Kuliah
Kerja Nyata (KKN) adalah suatu kegiatan intrakurikuler yang memadukan
pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian
kepada masyarakat) dengan cara memberikan kepada mahasiswa pengalaman belajar dan
bekerja dalam kegiatan pembangunan masyarakat sebagai wahana penerapan dan pengembangan
ilmu dan teknologi yang dilaksanakan di luar kampus dalam waktu mekanisme kerja
dan teknologi persyaratan tertentu.
KKN merupakan kegiatan yang berhubungan dengan
berbagai disiplin ilmu dan berkaitan dengan berbagai sektor pembangunan. Dengan
demikian pendekatan yang digunakan adalah pendekatan interdisipliner dan lintas
sektoral. Kegiatan dan pengelolaan KKN dapat menjamin diperolehnya pengalaman
belajar melakukan kegiatan pembangunan masyarakat secara kongkrit yang
bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat dimana mereka ditempatkan. Selain itu,
kegiatan dan pengelolaan KKN diarahkan untuk menjamin keterkaitan antara dunia
akademik teoritik dan dunia empirik.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata yang dilaksanakan di Gampong Manyang,
Kecamatan Simpang Keramat Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, mulai dari
tanggal 02 Agustus 2017 s/d 29 Agustus 2017. Dalam rangka meningkatkan sumber
daya manusia yang handal dan mampu bekerja di berbagai bidang yang bertujuan
agar mahasiswa memiliki kompetensi dan dedikasi yang tinggi pada masa yang akan
datang. Dengan diselenggarakannya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh
lembaga perguruan tinggi di tengah-tengah masyarakat akan terlihat bahwa
lembaga tersebut mampu membina para mahasiswa calon sarjana yang nantinya
akan berpotensi dalam masyarakat di tempat dia berada. Kehadiran mahasiswa
KKN di tengah masyarakat Gampong Manyang telah menjadi bagian dari pembangunan
Gampong. Dengan demikian program KKN yang diprogramkan oleh Universitas
Malikussaleh dapat terealisasikan semaksimal mungkin.
A. GAMBARAN UMUM LOKASI KKN
Gampong
Manyang merupakan salah satu gampong yang berada di Kecamatan Meurah Mulia
Kabupaten Aceh Utara. Gampong Manyang
memiliki jumlah penduduk
sebanyak 513 jiwa, yang terdiri dari 140 kepala keluarga, penduduk laki-laki 218 jiwa dan penduduk wanita 295 jiwa. Mayoritas utama masyarakat gampong manyang hanya mengandalkan
dari sektor pertanian yaitu persawahan dan perkebunan.
Persawahan di lakukan setahun dua kali
oleh masyarakat untuk menanami padi dan juga untuk mengambil hasil
panen yang ada. Area persawahan yang ada di gampong
manyang cukup luas, sehingga hampir
tidak ada masyarakat yang berdomisili disana memanfaatkan area tersebut untuk dijadikan lahan lain. Dan
disektor perkebunan masyarakat gampong manyang melakukan bercocok tanam yang
meliputi penanaman Sawit, cabai, dan lainya. Dan kedua sektor utama ini
merupakan sumber pendapatan utama bagi masyarakat gampong manyang
Namun beberapa masyarakat memiliki profesi yang berbeda dapat dilihat dari
sebgaian kecinya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pedagang, dan Wiraswasta.
Dalam segi pembangunan, baik sarana dan prasrana selama ini masih belum
terealisasi dengan baik, dapat dilihat
dari infrastruktur yang belum maksimal
dibangun, dan mungkin di sebabkan karena adanya kekurangan dana baik
dari provinsi, kabupaten maupun dari Kecamatan serta gampong itu sendiri. Untuk
membangun gampong masyarakat memang sangat antusias dan selama ini swadaya dari
masyarakat sangat tinggi.
Secara
geografis desa ini berbatasan dengan:
1. Sebelah
utara : Ule Mariah
2. Sebelah
selatan : Desa Keh
3. Sebelah
barat : Gampong Gelumpang
4. Sebelah
timur : Tanjung Awe
Desa
Meunasah Dayah memiliki 3 dusun sebagai bagian dari Gampong, diantaranya:
1. Dusun
Baroh
2. Dusun
Teungoh
3. Dusun
Tunong
B. MAKSUD DAN TUJUAN LAPORAN
Maksud dari Kulian Kerja Nyata (KKN)
sebagai bentuk perwujudan dari tri darmha perguruan tinggi memiliki banyak manfaat
yang dapat dirasakan baik mahasiswa, pemerintah, masayarakat maupun perguruan
tinggi.
1.
Bagi Mahasiswa
a. Memperdalam pengertian, penghayatan dan pengalaman
tentang:
-
Melatih mahasiswa untuk menjadi inspirator
dalam menghadapi persoalan di masyarakat.
-
Melatih mahasiswa untuk menerapkan ilmu
teoritis yang telah didapatkan di kampus.
-
Melatih mahasiswa untuk hidup
bermasyarakat yang penuh dengan realitas yang terkadang tidak realistis.
b.
Mendewasakan pola
fikir mahasiswa dalam setiap menganalisis dan menyelesaikan masalah yang ada di
masyarakat secara Pragmatis Ilmiah
c.
Membentuk sikap dan
rasa cinta, kepedulian Sosial dan tanggung jawab mahasiswa terhadap kemajuan
masyarakat.
d.
Memberikan pengalaman
dan ketrampilan kepada mahasiswa sebagai kader pembangunan.
2. Bagi Pemerintah
-
Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN),
mahasiswa dapat membantu melancarkan program-program yang telah dicanangkan
pemerintah.
-
Membantu pemerintah desa setempat untuk
membenahi administrasi desa.
-
Membantu pemerintah desa dalam
melakukan pendataan penduduk.
-
Pemerintah dapat menjalin hubungan dengan
lembaga perguruan tinggi sebagai mitra kerja sejajar.
3. Bagi Masyarakat
-
Dapat memberikan perubahan-perubahan
sosial ke arah yang lebih baik masyarakat.
-
Masyarakat dapat memperoleh
masukkan-masukkan baru terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi.
-
Kehadiran mahasiswa kiranya diharapkan
mampu menyelesaikan konflik secara pragmatis.
-
Membentuk kader-kader perberdayaan masyarakat.
4. Bagi Perguruan Tinggi
-
Mahasiswa diharapkan mampu mempertegas
eksistensi perguruan tinggi sebagai lembaga yang mampu melahirkan kader-kader
yang mampu membawa perubahan bagi masyarakat.
-
Melalui kegiatan ini secara tidak langsung
Universitas Malikussaleh mempertegas kehadirannya ditengah-tengah masyarakat.
-
Mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan
level Universitas Malikussaleh ke arah yang lebih baik dan berkualitas
-
Perguruan Tinggi
lebih terarah dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, dengan adanya umpan balik
sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan masyarakat, dengan demikian kurikulum
perguruan tinggi akan dapat disesuaikan dengan dinamika masyarakat.
Adapun tujuan dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah sebagai berikut:
1.
Tujuan Umum
-
Menjadi seorang sarjana yang mampu
menyelesaikan segala persoalan yang ada di lingkungan masyarakat secara
pragmatis.
-
Mendukung dan memotivasi segala proses dan
kegiatan pembangunan yang ada di lingkungan masyarakat demi meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
-
Mendekatkan perguruan tinggi dengan
masyarakat dimana mahasiswa KKN berada.
2.
Tujuan Khusus
-
Melatih mahasiswa dalam mengkaji
fenomena-fenomena sosial yang terjadi dilingkungan masyarakat.
-
Memberikan ruang bagi mahasiswa untuk
mengaplikasikan teori yang telah didapatkan di fakultas demi kepentingan
masyarakat.
C. PROGRAM PEMBANGUNAN GAMPONG YANG
TELAH ADA
Sebelum kedatangan kelompok 11 KKN
PPM TIM I Angkatan XIV di gampong
manyang
sudah ada beberapa program pembangunan, antara lain:
1.
Meunasah gampong dayah
2.
Saluran irigasi
3.
Jalan yang telah diaspal
4.
MCK Umum
5.
PAUD
6.
Posyandu
7.
Balai Pengajian
D. METODE DAN SISTEMATIKA PEMBAHASAN
Adapun sistematika pembahasan dalam
laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini diambil berdasarkan kenyataan yang dialami
oleh mahasiswa ketika pertama kali memasuki gampong sampai dengan selesainya
kegiatan masa bakti, yang dilaksanakan dalam jangka waktu selama satu bulan di
desa Meunasah Dayah, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara adalah
sebagai berikut:
Bab I diuraikan mengenai
gambaran umum lokasi Kuliah Kerja Nyata,
maksud dan tujuan penulisan laporan,program-program. pembangunan
yang telah ada dan metode sistematika penulisan.
Bab II berisi beberapa bidang
permasalahan gampong, meliputi
bidang pendidikan, agama, ekonomi dan sosial budaya,
prasarana dan sarana, produksi, kesehatan dan kebersihan lingkungan, serta
administrasi dan pemerintahan gampong.
Bab III memaparkan penjelasan
realisasi kegiatan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata yang meliputi: Kegiatan
Unggulan: Bidang Kegiatan yang dipilih, Maksud, Tujuan dan Sasaran yang ingin
Dicapai, Hasil yang dicapai dan Tindak Lanjut, Faktor Pendukung dan Penghambat.
Kegiatan Tambahan: Bidang-bidang Kegiatan, Hasil yang Dicapai dan Tindak
Lanjut, Partisipasi Masyarakat dan Peran serta Pemda/Dinas/Instansi, Kegiatan
yang Belum Terlaksana.
Bab IV adalah
penutup yang berisi kesimpulan dan saran-saran yang dapat diutarakan
berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan selama masa bakti KKN.
BAB
II
BEBERAPA BIDANG PERMASALAHAN DESA
BEBERAPA BIDANG PERMASALAHAN DESA
A.
PENDIDIKAN,
AGAMA, EKONOMI DAN SOSIAL BUDAYA
1.
Bidang Pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu komponen yang dapat meningkatkan taraf
hidup masyarakat menjadi lebih baik. Dengan seiring berkembangnya zaman masalah
yang dihadapi oleh masyarakat pun bertambah terutama dalam
bidang pendidikan.
Dari segi pendidikan, Gampong Manyang tidak memiliki kendala, masyarakat gampong manyang tidak ada lagi yang buta aksara berkat adanya
pendidikan baik pendidikan umum maupun pendidikan agama, akses pendidikan bagi anak usia dini di gampong manyang sudah memadai.
Ditandai dengan tidak adanya siswa sekolah yang putus sekolah di usia dini dan adanya TK PAUD TUNAS BANGSA di Gampong Manyag. Namun tingkat pendidikan masih terlalu rendah,
dimana adanya masyarakat gampong manyang yang hanya tamatan SMP dan
SMA bahkan ada yang hanya mengenyam pendidikan di dayah (pesantren)
dibandingkan pendidikan diploma atau sarjana. Meskipun begitu ada juga beberapa
pemuda yang masih menjalankan pendidikan di Perguruan Tinggi.
2.
Bidang Agama
Masyarakat Gampong Manyang secara keseluruhan merupakan pemeluk agama Islam
dan taat melaksanakan ajaran Islam. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat
desa untuk memberikan pendidikan agama bagi anak-anak mereka melalui pengajian
di sore dan malam hari yang dilaksanakan di balai-balai pengajian .
Para ibu-ibu pun memiliki kegiatan
majelis ta’lim yang bernama majelis Samadiya dan menerapkan pengajian kitab rutin seminggu
sekali setiap hari Jum’at yang dipimpin oleh Tgk MUHAMMAD ADAMI dan pengajian untuk kaum pemuda dan bapak-bapak yang dilaksanakan
setiap malam sabtu yang
dipimpin oleh Tgk FITRIADI yang diadakan di Meunasah Manyang.
3.
Bidang Ekonomi
Kondisi ekonomi masyarakat Gampong Manyang secara umum masih sederhana,
meskipun ada beberapa keluarga yang sudah dapat dikategorikan menengah ke atas.
Mayoritas penduduk Desa Meunasah Dayah berprofesi sebagai petani. Sementara
sebagian lainnya berprofesi sebagai pekerja berkebu, wiraswasta dan pegawai
negeri sipil.
Selain itu, terdapat pula masyarakat yang membuka usaha kecil-kecilan,
seperti usaha kios, jual gorengan, kedai kopi dan lain-lain. Meskipun sebagian
masyarakat sudah memiliki pekerjaan, namun tetap saja ada yang tidak
bekerja/menganggur/tidak bekerja setiap hari, khususnya para pemuda lulusan SMA
yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, antara lain kurangnya pendidikan dan
keterampilan yang dimiliki, rendahnya jiwa wirausaha untuk membuka lapangan
kerja sendiri, tidak adanya modal usaha, serta belum pernah
diberikan pelatihan pengembangan bakat dan potensi untuk kaum muda.
Untuk itu, perlu adanya kerjasama pemerintah desa dengan berbagai instansi
terkait guna mengurangi jumlah pengangguran. Diantaranya dengan memberikan
penyuluhan/pelatihan wirausaha serta bantuan modal.
4.
Bidang Sosial dan Budaya
Gampong Manyang merupakan
gampong yang masih kental dengan kebudayaan Acehnya, sehingga sering yang dilakukan pada setiap momen-momen
penting dan berharga, seperti acara Isra’ Mi’raj dan Maulid Nabi Muhammad SAW
yang selalu diperingati dengan menyelenggarakan acara Kenduri dan Dakwah yang
mengundang ustad dari berbagai daerah di Aceh untuk berceramah. Para warga juga
melakukan Kenduri Blang (Kenduri Sawah) setiap padi mereka sudah mulai tumbuh
biji padi. Serta mengadakan gotong royong bagi gampong manyang dan di lakukan
dalam tempo 5 bulan sekali dalam tahap pengkerjaannya.
B.
PRASARANA
DAN SARANA
Sarana dan prasarana sangat dibutuhkan dalam desa
untuk menunjang berbagai kegiatan dan kemajuan desa.
Tanpa adanya sarana dan prasarana akan sulit dalam menjalankan kegiatan.
Sarana dan prasarana yang sudah tersedia di Gampong Manyang antara lain :
-
Meunasah gampong Dayah
-
Saluran irigasi
-
Jalan yang telah diaspal
-
POSYANDU
-
MCK Umum
-
PAUD
-
Balai pengajian
Adapun permasalahan di bidang sarana dan prasarana di
Gampong Meunasah Dayah antara lain :
-
Belum adanya kantor geuchik
-
Belum adanya Poskesdes di Meunasah dayah???
-
Belum ada kantor PKK
-
Dalam Meunasah Dayah fasilitas seperti wc kurang terjaga karena
kurang sadarnya kebersihan dalam masyarakat gampong manyang itu sendiri
-
Belum terpenuhinya seluruh fasilitas milik
gampong untuk urusan administrasi gampong seperti komputer dan printer (selama
ini masih menggunakan satu komputer saja dan satu printer dalam kantor geuchik)
-
Tidak tersedianya fasilitas gedung
perpustakaan gampong
-
Tidak adanya kilang padi
C.
PRODUKSI
Sebagai Produksi utama di gampong Meunasah Dayah pada saat
ini sebagian besar adalah di bidang pertanian
khususnya persawahan. Sistem pertanian di desa ini yaitu sawah dan di
alirin dengan irigasi di gampong-gampong, dan air irigasi tersebut dibagikan
bergiliran dalam pengalirannya kepada setiap gampong di Kecamatan Meurah Mulia.
air mengalir karena di gampong manyang
memliki sungai dan sungai tersebut di bendung lalu di alirkan ke area
persawahan masyarakat gampong manyang.
Dalam hal produksi persawahan manyang tidak memiliki
kilang padi sehingga padi yang mereka hasilkan kebanyakan di gunakan untuk
keperluan rumah tangga dan padi yang ingin di jadikan beras gampong manyang
memiliki transportasi yang bisa menghasilkam beras. dan jika padi tersebut
ingin di produksikan ke warung warung maka padi tersebut akan di bawa ke kilang
yang letaknya di luar gampong m manyang.
D.
KESEHATAN
DAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN
Kondisi kesehatan masyarakat gampong Meunasah dayah
secara umum cukup baik, karena warga cukup rajin membersihkan tempat tinggal
dan sudah memiliki kesadaran dini mengenai gejala awal penyakit. Tidak ada
wabah penyakit menular dan membahayakan.
Di gampong manyang belum di lengkapinya dengan adanya poskesdes di tingkat desa ini karenakan
ada beberapa faktor belum adanya poskesdes di gampong tersebut. Kegiatan rutin
kesehatan di gampong manyang yakni di lakukannya posyandu dan Tingkat partisipasi ibu-ibu hamil untuk memriksa
kehamilan dan imunisasi anak ke posyandu sangat tinggi. Tingkat kematian ibu
hamil berkurang. Dan kegiatan ini di lakukan dalam waktu
dua minggu sekali dan di lakukan secara rutin.
E.
ADMINISTRASI
DAN PEMERINTAHAN DESA
Gampong Meunasah Dayah sudah memiliki fasilitas pendukung urusan-urusan pemerintahan dan kependudukan seperti
komputer dan printer untuk desa sehingga urusan administrasi di gampong Meunasah Dayah sudah berjalan secara
maksimal. Demikian pula dengan data statistik yang dibutuhkan untuk berbagai
kepentingan sudah tersedia secara lengkap.
Selain itu, gampong manyang sampai sekarang belum memiliki kantor Geuchik. Dan apa biala ada rapat atau
musyawarah mengenai gampong dilaksanakan di meunasah manyang, ketidak adaan
kantor gechik menyulitkan proses Administrasi dan Pelaksanaan Pemerntahan Desa,
sudah semestinya pihak kecamatan dan pemerintahan harus memikirkan hal
tersebut.
Sistem pemerintahan gampong Meunasah dipimpin oleh
seorang Geuchik. Setara dengan Geuchik ada Tuha Peut dan Tengku imum gampong
memiliki peranan sebagai pensehat bagi Geuchik dalam melaksanakan tugasnya
memimpin warga. Geuchik dibantu oleh seorang sekretaris desa, bendahara, dan seorang
kepala dusun untuk masing-masing dusun. Di gampong manyang terdapat 3
orang kepala dusun.
Masyarakat gampong
manyang aktif ikut serta
dalam Penyusunan perancangan pembangunan di tingkat Gampong. Setiap pengambilan
keputusan masih menggunakan musyawarah dan mufakat.
Nama-Nama Perangkat Gampong Manyang
|
No
|
Nama
|
Jabatan
|
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
|
Muhibuddin
Sulaiman
Muhyar,S.pdi
Rizwan
Zakaria
Abd ullah
Abdul Ghaffar, S.Ag
Bukhari
M.Yacub
M.Dia
Mahlil
Masykur
Zulhamdi
M.Nasir
Usman
M.Thaha
|
Gechik
Sekretaris Desa
Bendahara Desa
Kaur Pembangunan
Kaur Umum
Kaur Pemerintahan
Ketua Tuha Peut
Anggota Tuha Peut
Anggota Tuha Peut
Anggota Tuha Peut
Anggota Tuha Peut
Anggota Tuha Peut
Anggota Tuha Peut
Kepala Dusun Baroh
Kepala Dusun tengoh
Kepala Dusun Tunong
|
|
BAB
III
REALISASI KEGIATAN MAHASISWA KKN
REALISASI KEGIATAN MAHASISWA KKN
A. KEGIATAN UNGGULAN
1.
PAPAN
NAMA LORONG
·
BIDANG
KEGIATAN YANG DIPILIH
Sebagai kegiatan unggulan kelompok 11 memilih satu
kegiatan unggulan yaitu pembuatan papan nama untuk mengetahui tempat atu lokasi
tertentu sehingga mudah dikenali oleh masyarakat melihat papan nama lorong
tersebut. Hal ini bukan tanpa alasan, berdasarkan hasil survei kelompok 11
KKN-PPM TIM I Angkatan XX, kami melihat papan nama lorong yang memang sudah ada
dibuat, mahasiswa KKN-PPM terdahulu tidak layak dipakai lagi karena kayunya
sudah lapuk dan ada sebagian lorong yang tidak mempunyai papan nama.
Tanpa
ada papan nama lorong masyarakat manyang dan orang yang datang ke gampong
mayang akan kesulitan untuk mengenali dan mencari tempat yang dituju. dan tidak itu saja kami juga membuat
papaan seamat datang untuk tamu yang datang di gampong manyang mengetahu bahwa
dia telah berada di kawsan gampong manyang, Jadi disini kami sepakat kelompok
11 KKN-PPM UNIMAL membuat papan nama lorong dan papan nama selamat datang.
·
MAKSUD,
TUJUAN DAN SASARAN YANG INGIN DICAPAI
Adapun maksud
dan tujuan dari dicanangkannya program ini adalah:
1. Untuk
mempermudah orang/masyarakat sekitar dan khususnya masyarakat manyang mencari jalan/lorong.
2. Untuk
mengimformasikan kepada orang yang mencari tempat dan lorong yang ingin dituju.
3. Untuk
memperindah tempat yang ditunjuknya.
·
Waktu pelaksanaannya
Di mulai hari senin sampai dengan hari kammis yaitu
tanggal 7-10, tanggal 7 kami mendiskusikan caraa pembuatannya, tangal 8
pencarian alat-alat , tanggal 9 pembuatn dan taanggal 10 pembuatan sekaligus
pengecoran pakai semen.
·
HASIL
YANG DICAPAI DAN TINDAK LANJUT
1. Untuk
melemgkapi berbagai atribut yang dibutuhkan digampong dan juga sebagai penunjuk
arah jalan,lorong,dan tempat bagi masyarakat yang datang atau pun masyarakat
yang melewati gampong manyang.
2. Diharapkan
dapat membantu orang yang ingn mencari al
amat
3. Warga
sangat senang karena telah ada papan nama lorong di gampong manyang.
· FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT
·
Faktor pendukung
a.
Kekompakan dan kerja sama dengan baik
bersama mahasiswa kelompok 11
b.
Bendahara desa turut serta dalam
pencarian alat-alat/ barang yang kami butuhkan dalam pembuatan papan nama
lorong.
c.
Pemberian pasir dan semen dari desa
manyang untuk pengecoran/penyemenan.
·
Faktor penghambat
a.
Keterbatasan dana
b.
Beberapa anggota kelompok kurang sehat
jadi itu menjadi hambatan juga bagi kelompok kami.
2. DAUR ULANG BARANG
·
BIDANG
KEGIATAN YANG DIPILIH
Kegiatan unggulan kedua ini,
kelompok kami sepakat untuk membuat daur ulang barang bekas. Kelompok kami
menganggap kegiatan ini sangat bermanfaat terhadap kebersihan lingkungan dan
akan memunculkan ide kreatif dari masyarakat untuk memanfaatkan sampah yang ada
dilingkungan gampong manyang menjadi barang-barang yang lebih bermanfaat daan
akan memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi.
·
MAKSUD,
TUJUAN DAN SASARAN YANG INGIN DICAPAI
Adapun
maksud dan tujuan dari daur ulang bahan bekas ini yaitu agar anak-anak bisa
memanfaatkan barang atau bahan yang tidak diperlukan untuk dapat diolah dan
berguna. Kegiatan ini juga bermanfaat untuk menjaga kebersihan lingkungan
karena tidak lagi terjadi pemborosan sampah. Selain itu, anak-anak tidak perlu
membeli barang yang bisa dihasilkan dari daur ulang ini yaitu berupa bingkai
foto untuk pajangan dinding. Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah anak-anak
Gampong Manyang.
Memanfaatkan
limbah plastik botol bekas menjadi hal yang lebih berguna dan fungsional,
dengan memanfaatkan barang bekas lainnya, misalkan tali bekas dan kawat bekas
bangunan. Memeroleh suatu hasil dari hasil daur ulang apabila berhasil
dikomersialkan. Belajar mengurangi limbah, menjaga kebersihan, merawat
lingkungan, dan menyayangi bumi, Mengakrabkan diri kepada anak-anak desa,
karena salah satu produk pengolahan ini adalah suatu benda menyerupai rakit
atau pelampung yang dapat digunakan oleh anak-anak gampong manyang sebagai alat
penunjang semangat kereatif.
·
HASIL
YANG DICAPAI DAN TINDAK LANJUT
Kegiatan
ini dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2017 di dimanasah dan di PAUD/TK yang
diikuti oleh anak-anak Gampong Manyang. Adapun hasil yang dicapai yaitu
mendapatkan tempat penyimpanan pensil(alat tulis), hiasan tirai jendela, dan
tempat menabung, terbuat dari botol plastik, anak-anak yang mengikuti program
ini akan di bagi satu persatu daur ulang bahan bekas yang telah jdi dan bisa
dimanfaatkan. Tindak lanjut dari kegiatan ini anak-anak yang ingin mendapatkan tempat
penyimpanan alat tulis harus mencoba sendiri untuk membuat sesuai yang sudah
diarahkan.
·
FAKTOR
PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT
-
Faktor pendukung
a.
Dukungan dan bantuan dari teman-teman
kelompok
b.
Antusias dan keinginan yang tinggi dari
anak-anak yang ikut
c.
Waktu dan tempat yang memadai
-
Faktor penghambat
a.
Anak-anak terlalu lama dalam
memperhatikan saat diberikan contoh
b.
Banyak bermain saat diberi tahu, ada
yang lari-lari dan ada yang usil saat penjalanan program ini.
3.
PERAYAAN
HUT RI KE 72 GAMPONG MANYANG
Perayaan
HUT RI ini bertujuan untuk mengingatkan anak dan masyarakat gampong manyang
akan hari kemerdekaan bangsa Indonesia.
Acara perayaan ini dilakukan mahasiswa kkn selama 1 hari yaitu pada tanggal 18 Agustus 2017. Ada jenis
perayaan HUT RI yang diadakan yaitu kegiatan hiburan. Adapun kegiatan hiburan
yaitu makan kerupuk, balap karung, bawa kelereng dan pncing botol pake paku untuk
anak usia 7-13 tahun dan lomba tarik tambang untuk remaja/pemuda gampong manyang.
·
MAKSUD,
TUJUAN DAN SASARAN YANG INGIN DICAPAI
Kegiatan
islami diadakan di depan Manasah Manyang pada hari jum’at, 18 Agustus 2017
pukul 14.00-18.00. Hasil yang dicapai dalam program ini yaitu acara berlangsung
meriah dan anak-anak yang mengikuti perlombaan cukup banyak khususnya untuk
kegiatan hiburan dan anak pun semakin bersemangat saat hadiah yang diberikan
untuk pemenang yaitu piala.
Dalam
acara tarik tambang ini peserta terbagi menjadi 5 grup dan ditambah mahasiswa KKN, dimana satu grup
berjumlah 2 orang. Hadiah yang diberikan kepada pemenang yaitu berupa air aqua
gelas satu kotak dan diberi bingkisan kepada grup yang menang.
Tindak
lanjut dari program ini untuk membangun jiwaa nasionalisme dan patriotisme,
jadi dari nilai perlombaan tersebut akan
membangun pola pikir anak-anak apa yang mereka inginkan tidak mungkin akan
mereka dapatkan tanpa perjuangan yang keras dan menambah kekompakan/kesatuan
masyarakat gampong manyang.
·
FAKTOR
PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT
-
Faktor Pendukung
a.
Kekompakan mahasiswa kkn.
b.
Antusias anak-anak dan warga dalam
mengikuti hiburan perayaan HUT RI
-
Faktor Penghambat
a.
Keterbatasan dana
b.
Dana yang tidak di bantu dari masyarakat
B.
KEGIATAN
TAMBAHAN
1. BIDANG-BIDANG KEGIATAN
Beberapa kegiatan yang juga
dilakukan oleh kelompok 11 sebagai kegiatan tambahan antara lain:
-
Mengajar mengaji anak-anak di
Meunasah
-
Mengajar
Mengaji anak-anak Di balai-balai
pengajian.
-
Mengajar mata pelajaran sekolah bagi
anak anak di meunasah
-
Gotong royong membersihkan lingkungan
dan meunasah
-
Mengajarkan anak-anak dalam membersihkan
atau mencuci tangan yang baik dan benar.
-
Mengajarkan anak anak dalam keterampilan
dari kertas origami.
-
Melaksanakan kegiatan upacara HUT
RI KE 72.
-
Mengikuti pengajian umum dimalam sabtu.
-
Mengikuti kajian khusus wanita dan inin
kegiatan bagi wanita.
-
Membantu pelayanan posyandu.
-
Membantu perbaikan/renopasi rumah warga
2. HASIL YANG DICAPAI DAN TINDAK
LANJUT
Dari kegiatan tambahan yang telah
dilaksanakan tersebut ada beberapa hasil yang dapat diambil, yaitu:
-
Anak anak lebih bersemangat dan ceria dalam menjalankan aktifitas sehari
harinya baik itu mengaji atau pun mengajarkan
mata pelajaran di sekolah dengan adanya motivasi dari abang dan kakak
peserta kkn universitas malikussaleh
-
Meunasah yang dulunya jarang di
bersihkan oleh masyarakat sekarang sudah rajin di bersihkan oleh masyarakat
baik sisi pekarangan meunasah maupun
dalam meunasah itu sendiri.
3. PERTISIPASI MASYARAKAT DAN PERAN
SERTA PEMDA/DINAS/INSTANSI
Dalam kegiatan yang telah dilaksanakan
oleh kelompok 11 partisipasi masyarakat maupun aparatur desa sangat baik. Di
hampir semua kegiatan yang diselenggarakan aparatur desa maupun pemuda turut
membantu dan mendukung program yang dibuat oleh kelompok 11.
4. KEGIATAN YANG BELUM TERLAKSANA
Mengingat singkatnya waktu yang dimiliki oleh
peserta KKN di gampong manyang ada beberapa kegiatan yang belum dapat
terlaksana, antara lain:
-
Menciptakan sabun cuci piring.
-
Menciptakan bercocok tanam cabai dan
bayam dengan memnafaatkan perkarangan rumah warga.
-
Mengaktifkan lapangan volly
BAB
IV
PENUTUP
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Setelah pelaksanaan kegiatan kuliah kerja Nyata (KKN) di wilayah Kabupaten
Aceh Utara, tepatnya di Gampong Manyang, Kecamatan Meurah Mulia, selama 1
(satu) bulan yang dilakukan melalui observasi pada akhirnya dapat ditarik
kesimpulan yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi pembaca pada
umumnya dan bagi para peserta kuliah kerja nyata (KKN) pada khususnya.
Adapun beberapa hal yang dapat kami simpulkan anatara lain:
1.
Gampong Manyang merupakan salah satu
gampong yang memiliki areal persawahan yang sangat potensial, strategis,
mudah dijangkau, dan subur. Areal persawahan sudah dimanfaatkan
dengan baik karena saluran irigasi yang sudah bagus.
2.
Kondisi perekonomian Gampong Meunasah
dayah sudah bagus, hampir semua masyarakat gampong Meunasah Dayah pekerjaan di
sawah dan perkebunan perkebunan terbagi atas dua yaitu perkebunan sawit dan
perkebunan karet. Dan ada sebagian warga gampong Meunasah Dayah pekerjaannya
sebagai pegawai negeri sipil dan wiraswasta. Dari segi pendidikan warga gampong
Meunasah Dayah masih terlalu rendah, rata rata tamatan pendidikan gampong
meunasah dayah smp dan sma, bahkan ada
yang hanya mengenyam pendidikan di dayah (pesantren) dibandingkan pendidikan
diploma atau sarjana. Dan hanya beberapa pemuda gampong Meunasah dayah yang melanjutkan
ke perguruan tinggi. Akan tetapi tidak ada anak anak warga gampong meunasah
dayah yang putus sekolah dari jenjang pendiikan sd (sekolah dasar) dan smp
(sekolah menengah pertama). Dalam keadaan kondisi sosial dan budaya gampong
meunasah dayah sangatlah solid. Kebudayaan aceh sangatlah kental dan di junjung
tinggi dalam bermasyarakat. Dimana kekompakan itu dilihat dengan adanya
pengajian bersama baik ibu-ibu dan bapak-bapaknya yang datang bersamaan dan
jika ada salah satu warganya meninggal warga datang beramai ramai untuk
membantu warga yang sedang berduka. Dan warga gampong meunasah dayah sangatlah
ramah terhadap pendatang di gampong
Meunasah Dayah.
3.
Keberadaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata di
Gampong Meunasah Dayah telah menciptakan suatu hubungan kekeluargaan dan
terjalinnya silaturahim yang erat antara mahasiswa KKN dan masyarakat gampong
setempat. Adanya dukungan dan partisipasi dari masyarakat dalam setiap program
yang dijalankan oleh rekan-rekan KKN sebagai bentuk aplikasi ilmu yang diterima
di Perguruan Tinggi kepada masyarakat membuat program yang
dilaksanakan berjalan lancar dan terkendali.
4.
Keberadaan mahasiswa KKN membawa sedikit
perubahan dalam beberapa segi kehidupan, diantaranya dapat
memotivasi dan membuat anak-anak begitu bersemangat untuk mendengarkan
abang-abang dan kakak-kakak peserta kkn universitas malikussaleh baik
mengajarkan ngaji, belajar mata pelajaran sekolah serta cara bersosialisai
dengan masyarakat serta perlombaan yang diadakan di sekolah dasar negeri 06
Kecamatan Simpang Keuramat.
5.
Seluruh program yang direncanakan selama
satu bulan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata di Gampong Meunasah Dayah yaitu sejak
8 Maret 2017 s/d 6 April 2017 telah dilakukan dengan baik. Walaupun terdapat
beberapa hambatan dan kekurangan dalam melaksanakan program kegiatan. Namun
semua program dapat terselesaikan sesuai rencana, tepat waktu, dan tepat
sasaran.
B.
SARAN
Ada beberapa saran yang dapat kami utarakan sebagai
peserta KKN yang masih kurang pengalaman dalam bidang sosial kemasyarakatan
agar dapat
dijadikan bahan pertimbangan dan perhatian bagi kesejahteraan masyarakat
dan kemajuan gampong khususnya, serta bagi perangkat gampong, camat, badan
pengelola KKN dan Universitas Malikussaleh secara umumnya. Adapun beberapa
saran yang ingin kami utarakan adalah sebagai berikut :
1.
Diharapkan agar segala masalah yang ada di
masyarakat dapat menjadi bahan perbandingan untuk dijadikan rekomendasi kepada
instansi terkait sehingga pelaksanaan pembangunan khususnya di gampong Meunasah
Dayah, Kecamatan Simpang Keuramat dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya dan
sebagaimana mestinya.
2.
Diharapkan hubungan dan kerjasama yang
baik yang telah terjalin antara pemerintah gampong dan masyarakat dapat terus
dijaga dan dipertahankan guna mewujudkan terciptanya pemerintahan yang adil dan
bijaksana sertadapat memajukan gampong.
3.
Diharapkan pemerintah kabupaten dan
kecamatan terus menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah gampong,
diantaranya dengan memberikan perhatian khusus bagi gampong-gampong yang
jauh tertinggal, baik dari segi ekonomi, pendidikan,
kesehatan maupun infrastruktur.
4.
Diharapkan pemerintah kabupaten maupun
kecamatan dapat terjun langsung ke gampong guna melihat kondisi gampong dan
masyarakat dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya. Sehingga diketahui
bantuan seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat secara khusus dan gampong secara umum.
5.
Diharapkan Badan Pelaksana Kuliah Kerja
Nyata Universitas Malikussaleh mampu membekali mahasiswa KKN yang akan
diterjunkan ke gampong-gampong dengan bekal teori dan bekal praktik, serta
kesiapan menghadapi berbagai karakter warga gampong,
demi keberhasilan terlaksananya kegiatan KKN.
No comments:
Post a Comment