Thursday, March 8, 2018

Laporan KKN kelompok 11


BAB I
PENDAHULUAN
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu kegiatan intrakurikuler yang memadukan pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) dengan cara memberikan kepada mahasiswa pengalaman belajar dan bekerja dalam kegiatan pembangunan masyarakat sebagai wahana penerapan dan pengembangan ilmu dan teknologi yang dilaksanakan di luar kampus dalam waktu mekanisme kerja dan teknologi persyaratan tertentu.
 KKN merupakan kegiatan yang berhubungan dengan berbagai disiplin ilmu dan berkaitan dengan berbagai sektor pembangunan. Dengan demikian pendekatan yang digunakan adalah pendekatan interdisipliner dan lintas sektoral. Kegiatan dan pengelolaan KKN dapat menjamin diperolehnya pengalaman belajar melakukan kegiatan pembangunan masyarakat secara kongkrit yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat dimana mereka ditempatkan. Selain itu, kegiatan dan pengelolaan KKN diarahkan untuk menjamin keterkaitan antara dunia akademik teoritik dan dunia empirik.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata yang dilaksanakan di Gampong Manyang, Kecamatan Simpang Keramat Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, mulai dari tanggal 02 Agustus 2017 s/d 29 Agustus 2017. Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia yang handal dan mampu bekerja di berbagai bidang yang bertujuan agar mahasiswa memiliki kompetensi dan dedikasi yang tinggi pada masa yang akan datang. Dengan diselenggarakannya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh lembaga perguruan tinggi di tengah-tengah masyarakat akan terlihat bahwa lembaga tersebut mampu membina para mahasiswa calon sarjana yang nantinya akan berpotensi dalam masyarakat di tempat dia berada. Kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat Gampong Manyang telah menjadi bagian dari pembangunan Gampong. Dengan demikian program KKN yang diprogramkan oleh Universitas Malikussaleh dapat terealisasikan semaksimal mungkin.
A.      GAMBARAN UMUM LOKASI KKN
Gampong Manyang merupakan salah satu gampong yang berada di Kecamatan Meurah Mulia Kabupaten Aceh Utara. Gampong Manyang memiliki jumlah penduduk sebanyak 513 jiwa, yang terdiri dari 140 kepala keluarga,  penduduk laki-laki 218 jiwa dan  penduduk wanita 295 jiwa. Mayoritas utama  masyarakat gampong manyang hanya mengandalkan dari sektor pertanian yaitu persawahan dan perkebunan.
Persawahan di lakukan setahun dua kali oleh masyarakat untuk menanami padi dan juga untuk mengambil hasil panen yang ada.  Area persawahan yang ada di gampong manyang  cukup luas, sehingga hampir tidak ada masyarakat yang berdomisili disana memanfaatkan area  tersebut untuk dijadikan lahan lain. Dan disektor perkebunan masyarakat gampong manyang melakukan bercocok tanam yang meliputi penanaman Sawit, cabai, dan lainya. Dan kedua sektor utama ini merupakan sumber pendapatan utama bagi masyarakat gampong manyang
Namun beberapa masyarakat memiliki profesi yang berbeda dapat dilihat dari sebgaian kecinya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pedagang, dan Wiraswasta. Dalam segi pembangunan, baik sarana dan prasrana selama ini masih belum terealisasi dengan baik,  dapat dilihat dari infrastruktur yang  belum maksimal dibangun, dan  mungkin  di sebabkan karena adanya kekurangan dana baik dari provinsi, kabupaten maupun dari Kecamatan serta gampong itu sendiri. Untuk membangun gampong masyarakat memang sangat antusias dan selama ini swadaya dari masyarakat sangat tinggi.
Secara geografis desa ini berbatasan dengan:
1.      Sebelah utara         : Ule Mariah
2.      Sebelah selatan      : Desa Keh
3.      Sebelah barat         : Gampong Gelumpang
4.      Sebelah timur         : Tanjung Awe
Desa Meunasah Dayah memiliki 3 dusun sebagai bagian dari Gampong, diantaranya:
1.      Dusun Baroh
2.      Dusun Teungoh
3.      Dusun Tunong

B.       MAKSUD DAN TUJUAN LAPORAN
Maksud dari Kulian Kerja Nyata (KKN) sebagai bentuk perwujudan dari tri darmha perguruan tinggi memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan baik mahasiswa, pemerintah, masayarakat maupun perguruan tinggi.
1.    Bagi Mahasiswa
a.    Memperdalam pengertian, penghayatan dan pengalaman tentang:
-       Melatih mahasiswa untuk menjadi inspirator dalam menghadapi persoalan di masyarakat.
-       Melatih mahasiswa untuk menerapkan ilmu teoritis yang telah didapatkan di kampus.
-       Melatih mahasiswa untuk hidup bermasyarakat yang penuh dengan realitas yang terkadang tidak realistis.
b.    Mendewasakan pola fikir mahasiswa dalam setiap menganalisis dan menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat secara Pragmatis Ilmiah
c.    Membentuk sikap dan rasa cinta, kepedulian Sosial dan tanggung jawab mahasiswa terhadap kemajuan masyarakat.
d.   Memberikan pengalaman dan ketrampilan kepada mahasiswa sebagai kader pembangunan.
2.    Bagi Pemerintah
-       Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa dapat membantu melancarkan program-program yang telah dicanangkan pemerintah.
-       Membantu pemerintah desa setempat untuk membenahi administrasi desa.
-       Membantu pemerintah desa dalam melakukan pendataan penduduk.
-       Pemerintah dapat menjalin hubungan dengan lembaga perguruan tinggi sebagai mitra kerja sejajar.
3.    Bagi Masyarakat
-       Dapat memberikan perubahan-perubahan sosial ke arah yang lebih baik masyarakat.
-       Masyarakat dapat memperoleh masukkan-masukkan baru terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi.
-       Kehadiran mahasiswa kiranya diharapkan mampu menyelesaikan konflik secara pragmatis.
-       Membentuk kader-kader perberdayaan masyarakat.

4.    Bagi Perguruan Tinggi
-       Mahasiswa diharapkan mampu mempertegas eksistensi perguruan tinggi sebagai lembaga yang mampu melahirkan kader-kader yang mampu membawa perubahan bagi masyarakat.
-       Melalui kegiatan ini secara tidak langsung Universitas Malikussaleh mempertegas kehadirannya ditengah-tengah masyarakat.
-       Mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan level Universitas Malikussaleh ke arah yang lebih baik dan berkualitas
-       Perguruan Tinggi lebih terarah dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, dengan adanya umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan masyarakat, dengan demikian kurikulum perguruan tinggi akan dapat disesuaikan dengan dinamika masyarakat.
Adapun tujuan dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah sebagai berikut:
1.    Tujuan Umum
-       Menjadi seorang sarjana yang mampu menyelesaikan segala persoalan yang ada di lingkungan masyarakat secara pragmatis.
-       Mendukung dan memotivasi segala proses dan kegiatan pembangunan yang ada di lingkungan masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
-       Mendekatkan perguruan tinggi dengan masyarakat dimana mahasiswa KKN berada.
2.    Tujuan Khusus
-       Melatih mahasiswa dalam mengkaji fenomena-fenomena sosial yang terjadi dilingkungan masyarakat.
-       Memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori yang telah didapatkan di fakultas demi kepentingan masyarakat.
C.      PROGRAM PEMBANGUNAN GAMPONG YANG TELAH ADA
Sebelum kedatangan kelompok 11 KKN PPM TIM I Angkatan XIV di gampong manyang sudah ada beberapa program pembangunan, antara lain:
1.         Meunasah gampong dayah
2.         Saluran irigasi
3.         Jalan yang telah diaspal
4.         MCK Umum
5.         PAUD
6.         Posyandu
7.         Balai Pengajian

D.      METODE DAN SISTEMATIKA PEMBAHASAN
Adapun sistematika pembahasan dalam laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini diambil berdasarkan kenyataan yang dialami oleh mahasiswa ketika pertama kali memasuki gampong sampai dengan selesainya kegiatan masa bakti, yang dilaksanakan dalam jangka waktu selama satu bulan di desa Meunasah Dayah, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara adalah sebagai berikut:
Bab I          diuraikan mengenai gambaran umum lokasi Kuliah Kerja Nyata, maksud dan tujuan penulisan laporan,program-program. pembangunan yang telah ada dan metode sistematika penulisan.
Bab II         berisi beberapa bidang permasalahan gampong, meliputi bidang pendidikan, agama, ekonomi dan sosial budaya, prasarana dan sarana, produksi, kesehatan dan kebersihan lingkungan, serta administrasi dan pemerintahan gampong.
Bab III       memaparkan penjelasan realisasi kegiatan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata yang meliputi: Kegiatan Unggulan: Bidang Kegiatan yang dipilih, Maksud, Tujuan dan Sasaran yang ingin Dicapai, Hasil yang dicapai dan Tindak Lanjut, Faktor Pendukung dan Penghambat. Kegiatan Tambahan: Bidang-bidang Kegiatan, Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut, Partisipasi Masyarakat dan Peran serta Pemda/Dinas/Instansi, Kegiatan yang Belum Terlaksana.
Bab IV       adalah penutup yang berisi kesimpulan dan saran-saran yang dapat diutarakan berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan selama masa bakti KKN.






















BAB II
BEBERAPA BIDANG PERMASALAHAN DESA
A.                PENDIDIKAN, AGAMA, EKONOMI DAN SOSIAL BUDAYA
1.        Bidang Pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu komponen yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat menjadi lebih baik. Dengan seiring berkembangnya zaman masalah yang dihadapi oleh masyarakat pun bertambah terutama dalam bidang pendidikan.
Dari segi pendidikan, Gampong Manyang tidak memiliki kendala, masyarakat gampong manyang tidak ada lagi yang buta aksara berkat adanya pendidikan baik pendidikan umum maupun pendidikan agama, akses pendidikan bagi anak usia dini di gampong manyang sudah memadai. Ditandai dengan tidak adanya siswa sekolah yang putus sekolah di usia dini dan adanya TK PAUD TUNAS BANGSA di Gampong Manyag. Namun tingkat pendidikan masih terlalu rendah, dimana  adanya masyarakat gampong manyang yang hanya tamatan SMP dan SMA bahkan ada yang hanya mengenyam pendidikan di dayah (pesantren) dibandingkan pendidikan diploma atau sarjana. Meskipun begitu ada juga beberapa pemuda yang masih menjalankan pendidikan di Perguruan Tinggi.
2.        Bidang Agama
Masyarakat Gampong Manyang secara keseluruhan merupakan pemeluk agama Islam dan taat melaksanakan ajaran Islam. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat desa untuk memberikan pendidikan agama bagi anak-anak mereka melalui pengajian di sore dan malam hari  yang dilaksanakan di balai-balai pengajian .
Para ibu-ibu pun memiliki kegiatan majelis ta’lim yang bernama majelis Samadiya dan  menerapkan pengajian kitab rutin seminggu sekali setiap hari Jum’at yang dipimpin oleh Tgk MUHAMMAD ADAMI dan pengajian untuk kaum pemuda dan bapak-bapak yang dilaksanakan setiap malam sabtu yang dipimpin oleh Tgk FITRIADI yang diadakan di Meunasah Manyang.
3.        Bidang Ekonomi
Kondisi ekonomi masyarakat Gampong Manyang secara umum masih sederhana, meskipun ada beberapa keluarga yang sudah dapat dikategorikan menengah ke atas. Mayoritas penduduk Desa Meunasah Dayah berprofesi sebagai petani. Sementara sebagian lainnya berprofesi sebagai pekerja berkebu, wiraswasta dan pegawai negeri sipil.
Selain itu, terdapat pula masyarakat yang membuka usaha kecil-kecilan, seperti usaha kios, jual gorengan, kedai kopi dan lain-lain. Meskipun sebagian masyarakat sudah memiliki pekerjaan, namun tetap saja ada yang tidak bekerja/menganggur/tidak bekerja setiap hari, khususnya para pemuda lulusan SMA yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, antara lain kurangnya pendidikan dan keterampilan yang dimiliki, rendahnya jiwa wirausaha untuk membuka lapangan kerja sendiri, tidak adanya modal usaha, serta belum pernah diberikan pelatihan pengembangan bakat dan potensi untuk kaum muda. Untuk itu, perlu adanya kerjasama pemerintah desa dengan berbagai instansi terkait guna mengurangi jumlah pengangguran. Diantaranya dengan memberikan penyuluhan/pelatihan wirausaha serta bantuan modal.
4.        Bidang Sosial dan Budaya
Gampong Manyang merupakan gampong yang masih kental dengan kebudayaan Acehnya, sehingga sering  yang dilakukan pada setiap momen-momen penting dan berharga, seperti acara Isra’ Mi’raj dan Maulid Nabi Muhammad SAW yang selalu diperingati dengan menyelenggarakan acara Kenduri dan Dakwah yang mengundang ustad dari berbagai daerah di Aceh untuk berceramah. Para warga juga melakukan Kenduri Blang (Kenduri Sawah) setiap padi mereka sudah mulai tumbuh biji padi. Serta mengadakan gotong royong bagi gampong manyang dan di lakukan dalam tempo 5 bulan sekali dalam tahap pengkerjaannya.
B.       PRASARANA DAN SARANA
Sarana dan prasarana sangat dibutuhkan dalam desa untuk menunjang berbagai kegiatan dan kemajuan desa. Tanpa adanya sarana dan prasarana akan sulit dalam menjalankan kegiatan. Sarana dan prasarana yang sudah tersedia di Gampong Manyang antara lain :
-       Meunasah gampong Dayah
-       Saluran irigasi
-       Jalan yang telah diaspal
-       POSYANDU
-       MCK Umum
-       PAUD
-       Balai pengajian
Adapun permasalahan di bidang sarana dan prasarana di Gampong Meunasah Dayah antara lain :
-       Belum adanya kantor geuchik
-       Belum adanya Poskesdes di Meunasah dayah???
-       Belum ada kantor PKK
-       Dalam Meunasah Dayah  fasilitas seperti wc kurang terjaga karena kurang sadarnya kebersihan dalam masyarakat gampong manyang itu sendiri
-       Belum terpenuhinya seluruh fasilitas milik gampong untuk urusan administrasi gampong seperti komputer dan printer (selama ini masih menggunakan satu komputer saja dan satu printer dalam kantor geuchik)
-       Tidak tersedianya fasilitas gedung perpustakaan gampong
-       Tidak adanya kilang padi
C.      PRODUKSI
Sebagai Produksi utama di gampong Meunasah Dayah pada saat ini sebagian besar adalah di bidang pertanian  khususnya persawahan. Sistem pertanian di desa ini yaitu sawah dan di alirin dengan irigasi di gampong-gampong, dan air irigasi tersebut dibagikan bergiliran dalam pengalirannya kepada setiap gampong di Kecamatan Meurah Mulia. air  mengalir karena di gampong manyang memliki sungai dan sungai tersebut di bendung lalu di alirkan ke area persawahan masyarakat gampong manyang.
Dalam hal produksi persawahan manyang tidak memiliki kilang padi sehingga padi yang mereka hasilkan kebanyakan di gunakan untuk keperluan rumah tangga dan padi yang ingin di jadikan beras gampong manyang memiliki transportasi yang bisa menghasilkam beras. dan jika padi tersebut ingin di produksikan ke warung warung maka padi tersebut akan di bawa ke kilang yang letaknya di luar gampong m manyang.
D.      KESEHATAN DAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN
Kondisi kesehatan masyarakat gampong Meunasah dayah secara umum cukup baik, karena warga cukup rajin membersihkan tempat tinggal dan sudah memiliki kesadaran dini mengenai gejala awal penyakit. Tidak ada wabah penyakit menular dan membahayakan.
Di gampong manyang belum di lengkapinya dengan adanya poskesdes di tingkat desa ini karenakan ada beberapa faktor belum adanya poskesdes di gampong tersebut. Kegiatan rutin kesehatan di gampong manyang yakni di lakukannya posyandu dan Tingkat partisipasi ibu-ibu hamil untuk memriksa kehamilan dan imunisasi anak ke posyandu sangat tinggi. Tingkat kematian ibu hamil berkurang. Dan kegiatan ini di lakukan dalam waktu dua minggu sekali dan di lakukan secara rutin.
E.       ADMINISTRASI DAN PEMERINTAHAN DESA
Gampong Meunasah Dayah sudah memiliki fasilitas pendukung urusan-urusan pemerintahan dan kependudukan seperti komputer dan printer untuk desa sehingga urusan administrasi di gampong Meunasah Dayah sudah berjalan secara maksimal. Demikian pula dengan data statistik yang dibutuhkan untuk berbagai kepentingan sudah tersedia secara lengkap.
Selain itu, gampong manyang sampai sekarang belum memiliki kantor Geuchik. Dan apa biala ada rapat atau musyawarah mengenai gampong dilaksanakan di meunasah manyang, ketidak adaan kantor gechik menyulitkan proses Administrasi dan Pelaksanaan Pemerntahan Desa, sudah semestinya pihak kecamatan dan pemerintahan harus memikirkan hal tersebut.
Sistem pemerintahan gampong Meunasah dipimpin oleh seorang Geuchik. Setara dengan Geuchik ada Tuha Peut dan Tengku imum gampong memiliki peranan sebagai pensehat bagi Geuchik dalam melaksanakan tugasnya memimpin warga. Geuchik dibantu oleh seorang sekretaris desa, bendahara, dan seorang kepala dusun untuk masing-masing dusun. Di gampong manyang terdapat 3 orang kepala dusun.
Masyarakat gampong manyang aktif ikut serta dalam Penyusunan perancangan pembangunan di tingkat Gampong. Setiap pengambilan keputusan masih menggunakan musyawarah dan mufakat.
Nama-Nama Perangkat Gampong Manyang
No
Nama
Jabatan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.

Muhibuddin
Sulaiman
Muhyar,S.pdi
Rizwan
Zakaria
Abd ullah
Abdul Ghaffar, S.Ag
Bukhari
M.Yacub
M.Dia
Mahlil
Masykur
Zulhamdi
M.Nasir
Usman
M.Thaha

Gechik
Sekretaris Desa
Bendahara Desa
Kaur Pembangunan
Kaur Umum
Kaur Pemerintahan
Ketua Tuha Peut
Anggota Tuha Peut
Anggota Tuha Peut
Anggota Tuha Peut
Anggota Tuha Peut
Anggota Tuha Peut
Anggota Tuha Peut
Kepala Dusun Baroh
Kepala Dusun tengoh
Kepala Dusun Tunong



BAB III
REALISASI KEGIATAN MAHASISWA KKN
A.      KEGIATAN UNGGULAN
1.        PAPAN NAMA LORONG
·         BIDANG KEGIATAN YANG DIPILIH
            Sebagai kegiatan unggulan kelompok 11 memilih satu kegiatan unggulan yaitu pembuatan papan nama untuk mengetahui tempat atu lokasi tertentu sehingga mudah dikenali oleh masyarakat melihat papan nama lorong tersebut. Hal ini bukan tanpa alasan, berdasarkan hasil survei kelompok 11 KKN-PPM TIM I Angkatan XX, kami melihat papan nama lorong yang memang sudah ada dibuat, mahasiswa KKN-PPM terdahulu tidak layak dipakai lagi karena kayunya sudah lapuk dan ada sebagian lorong yang tidak mempunyai papan nama.
Tanpa ada papan nama lorong masyarakat manyang dan orang yang datang ke gampong mayang akan kesulitan untuk mengenali dan mencari tempat yang  dituju. dan tidak itu saja kami juga membuat papaan seamat datang untuk tamu yang datang di gampong manyang mengetahu bahwa dia telah berada di kawsan gampong manyang, Jadi disini kami sepakat kelompok 11 KKN-PPM UNIMAL membuat papan nama lorong dan papan nama selamat datang.
·         MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN YANG INGIN DICAPAI
Adapun maksud dan tujuan dari dicanangkannya program ini adalah:
1.      Untuk mempermudah orang/masyarakat sekitar dan khususnya masyarakat manyang  mencari jalan/lorong.
2.      Untuk mengimformasikan kepada orang yang mencari tempat dan lorong yang ingin dituju.
3.      Untuk memperindah tempat yang ditunjuknya.
·      Waktu pelaksanaannya
            Di mulai hari senin sampai dengan hari kammis yaitu tanggal 7-10, tanggal 7 kami mendiskusikan caraa pembuatannya, tangal 8 pencarian alat-alat , tanggal 9 pembuatn dan taanggal 10 pembuatan sekaligus pengecoran pakai semen.
·      HASIL YANG DICAPAI DAN TINDAK LANJUT
1.      Untuk melemgkapi berbagai atribut yang dibutuhkan digampong dan juga sebagai penunjuk arah jalan,lorong,dan tempat bagi masyarakat yang datang atau pun masyarakat yang melewati gampong manyang.
2.      Diharapkan dapat membantu orang yang ingn mencari al  amat
3.      Warga sangat senang karena telah ada papan nama lorong di gampong manyang.
·      FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT
·         Faktor pendukung
a.       Kekompakan dan kerja sama dengan baik bersama mahasiswa kelompok 11
b.      Bendahara desa turut serta dalam pencarian alat-alat/ barang yang kami butuhkan dalam pembuatan papan nama lorong.
c.       Pemberian pasir dan semen dari desa manyang untuk pengecoran/penyemenan.
·         Faktor penghambat
a.       Keterbatasan dana
b.      Beberapa anggota kelompok kurang sehat jadi itu menjadi hambatan juga bagi kelompok kami.

2.       DAUR ULANG BARANG
·         BIDANG KEGIATAN YANG DIPILIH
            Kegiatan unggulan kedua ini, kelompok kami sepakat untuk membuat daur ulang barang bekas. Kelompok kami menganggap kegiatan ini sangat bermanfaat terhadap kebersihan lingkungan dan akan memunculkan ide kreatif dari masyarakat untuk memanfaatkan sampah yang ada dilingkungan gampong manyang menjadi barang-barang yang lebih bermanfaat daan akan memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi.

·         MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN YANG INGIN DICAPAI
Adapun maksud dan tujuan dari daur ulang bahan bekas ini yaitu agar anak-anak bisa memanfaatkan barang atau bahan yang tidak diperlukan untuk dapat diolah dan berguna. Kegiatan ini juga bermanfaat untuk menjaga kebersihan lingkungan karena tidak lagi terjadi pemborosan sampah. Selain itu, anak-anak tidak perlu membeli barang yang bisa dihasilkan dari daur ulang ini yaitu berupa bingkai foto untuk pajangan dinding. Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah anak-anak Gampong Manyang.
Memanfaatkan limbah plastik botol bekas menjadi hal yang lebih berguna dan fungsional, dengan memanfaatkan barang bekas lainnya, misalkan tali bekas dan kawat bekas bangunan. Memeroleh suatu hasil dari hasil daur ulang apabila berhasil dikomersialkan. Belajar mengurangi limbah, menjaga kebersihan, merawat lingkungan, dan menyayangi bumi, Mengakrabkan diri kepada anak-anak desa, karena salah satu produk pengolahan ini adalah suatu benda menyerupai rakit atau pelampung yang dapat digunakan oleh anak-anak gampong manyang sebagai alat penunjang semangat kereatif.
·         HASIL YANG DICAPAI DAN TINDAK LANJUT
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2017 di dimanasah dan di PAUD/TK yang diikuti oleh anak-anak Gampong Manyang. Adapun hasil yang dicapai yaitu mendapatkan tempat penyimpanan pensil(alat tulis), hiasan tirai jendela, dan tempat menabung, terbuat dari botol plastik, anak-anak yang mengikuti program ini akan di bagi satu persatu daur ulang bahan bekas yang telah jdi dan bisa dimanfaatkan. Tindak lanjut dari kegiatan ini anak-anak yang ingin mendapatkan tempat penyimpanan alat tulis harus mencoba sendiri untuk membuat sesuai yang sudah diarahkan.
·        FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT
-          Faktor pendukung
a.       Dukungan dan bantuan dari teman-teman kelompok
b.      Antusias dan keinginan yang tinggi dari anak-anak yang ikut
c.       Waktu dan tempat yang memadai
-          Faktor penghambat
a.       Anak-anak terlalu lama dalam memperhatikan saat diberikan contoh
b.      Banyak bermain saat diberi tahu, ada yang lari-lari dan ada yang usil saat penjalanan program ini.

3.        PERAYAAN HUT RI KE 72 GAMPONG MANYANG
Perayaan HUT RI ini bertujuan untuk mengingatkan anak dan masyarakat gampong manyang akan  hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Acara perayaan ini dilakukan mahasiswa kkn selama 1 hari  yaitu pada tanggal 18 Agustus 2017. Ada jenis perayaan HUT RI yang diadakan yaitu kegiatan hiburan. Adapun kegiatan hiburan yaitu makan kerupuk, balap karung, bawa kelereng dan pncing botol pake paku untuk anak usia 7-13 tahun dan lomba tarik tambang untuk remaja/pemuda gampong manyang.
·         MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN YANG INGIN DICAPAI
Kegiatan islami diadakan di depan Manasah Manyang pada hari jum’at, 18 Agustus 2017 pukul 14.00-18.00. Hasil yang dicapai dalam program ini yaitu acara berlangsung meriah dan anak-anak yang mengikuti perlombaan cukup banyak khususnya untuk kegiatan hiburan dan anak pun semakin bersemangat saat hadiah yang diberikan untuk pemenang yaitu piala.
Dalam acara tarik tambang ini peserta terbagi menjadi 5 grup dan  ditambah mahasiswa KKN, dimana satu grup berjumlah 2 orang. Hadiah yang diberikan kepada pemenang yaitu berupa air aqua gelas satu kotak dan diberi bingkisan kepada grup yang menang.
Tindak lanjut dari program ini untuk membangun jiwaa nasionalisme dan patriotisme, jadi dari nilai perlombaan tersebut  akan membangun pola pikir anak-anak apa yang mereka inginkan tidak mungkin akan mereka dapatkan tanpa perjuangan yang keras dan menambah kekompakan/kesatuan masyarakat gampong manyang.
·         FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT
-          Faktor Pendukung
a.       Kekompakan mahasiswa kkn.
b.      Antusias anak-anak dan warga dalam mengikuti hiburan perayaan HUT RI
-          Faktor Penghambat
a.       Keterbatasan dana
b.      Dana yang tidak di bantu dari masyarakat
B.                KEGIATAN TAMBAHAN
1.      BIDANG-BIDANG KEGIATAN
Beberapa kegiatan yang juga dilakukan oleh kelompok 11 sebagai kegiatan tambahan antara lain:
-          Mengajar mengaji anak-anak di Meunasah 
-          Mengajar  Mengaji anak-anak Di balai-balai  pengajian.
-          Mengajar mata pelajaran sekolah bagi anak anak di meunasah
-          Gotong royong membersihkan lingkungan dan meunasah
-          Mengajarkan anak-anak dalam membersihkan atau mencuci tangan yang baik dan benar.
-          Mengajarkan anak anak dalam keterampilan dari kertas origami.
-          Melaksanakan kegiatan upacara HUT RI  KE 72.
-          Mengikuti pengajian umum dimalam sabtu.
-          Mengikuti kajian khusus wanita dan inin kegiatan bagi wanita.
-          Membantu pelayanan posyandu.
-          Membantu perbaikan/renopasi rumah warga

2.      HASIL YANG DICAPAI DAN TINDAK LANJUT
Dari kegiatan tambahan yang telah dilaksanakan tersebut ada beberapa hasil yang dapat diambil, yaitu:
-          Anak anak lebih bersemangat  dan ceria dalam menjalankan aktifitas sehari harinya baik itu mengaji atau pun mengajarkan  mata pelajaran di sekolah dengan adanya motivasi dari abang dan kakak peserta kkn universitas malikussaleh
-          Meunasah yang dulunya jarang di bersihkan oleh masyarakat sekarang sudah rajin di bersihkan oleh masyarakat baik sisi  pekarangan meunasah maupun dalam meunasah itu sendiri.
3.      PERTISIPASI MASYARAKAT DAN PERAN SERTA PEMDA/DINAS/INSTANSI
Dalam kegiatan yang telah dilaksanakan oleh kelompok 11 partisipasi masyarakat maupun aparatur desa sangat baik. Di hampir semua kegiatan yang diselenggarakan aparatur desa maupun pemuda turut membantu dan mendukung program yang dibuat oleh kelompok 11.

4.      KEGIATAN YANG BELUM TERLAKSANA
Mengingat singkatnya waktu yang dimiliki oleh peserta KKN di gampong manyang ada beberapa kegiatan yang belum dapat terlaksana, antara lain:
-          Menciptakan sabun cuci piring.
-          Menciptakan bercocok tanam cabai dan bayam dengan memnafaatkan perkarangan rumah warga.
-          Mengaktifkan lapangan volly


















BAB IV
PENUTUP
A.                KESIMPULAN
Setelah pelaksanaan kegiatan kuliah kerja Nyata (KKN) di wilayah Kabupaten Aceh Utara, tepatnya di Gampong Manyang, Kecamatan Meurah Mulia, selama 1 (satu) bulan yang dilakukan melalui observasi pada akhirnya dapat ditarik kesimpulan yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi pembaca pada umumnya dan bagi para peserta kuliah kerja nyata (KKN) pada khususnya. Adapun beberapa hal yang dapat kami simpulkan anatara lain:
1.         Gampong Manyang merupakan salah satu gampong yang memiliki areal persawahan yang sangat potensial, strategis, mudah dijangkau, dan subur. Areal persawahan sudah dimanfaatkan dengan baik karena saluran irigasi yang sudah bagus.
2.         Kondisi perekonomian Gampong Meunasah dayah sudah bagus, hampir semua masyarakat gampong Meunasah Dayah pekerjaan di sawah dan perkebunan perkebunan terbagi atas dua yaitu perkebunan sawit dan perkebunan karet. Dan ada sebagian warga gampong Meunasah Dayah pekerjaannya sebagai pegawai negeri sipil dan wiraswasta. Dari segi pendidikan warga gampong Meunasah Dayah masih terlalu rendah, rata rata tamatan pendidikan gampong meunasah dayah smp dan sma,  bahkan ada yang hanya mengenyam pendidikan di dayah (pesantren) dibandingkan pendidikan diploma atau sarjana. Dan hanya beberapa pemuda gampong Meunasah dayah yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Akan tetapi tidak ada anak anak warga gampong meunasah dayah yang putus sekolah dari jenjang pendiikan sd (sekolah dasar) dan smp (sekolah menengah pertama). Dalam keadaan kondisi sosial dan budaya gampong meunasah dayah sangatlah solid. Kebudayaan aceh sangatlah kental dan di junjung tinggi dalam bermasyarakat. Dimana kekompakan itu dilihat dengan adanya pengajian bersama baik ibu-ibu dan bapak-bapaknya yang datang bersamaan dan jika ada salah satu warganya meninggal warga datang beramai ramai untuk membantu warga yang sedang berduka. Dan warga gampong meunasah dayah sangatlah ramah terhadap pendatang di  gampong Meunasah Dayah.
3.         Keberadaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata di Gampong Meunasah Dayah telah menciptakan suatu hubungan kekeluargaan dan terjalinnya silaturahim yang erat antara mahasiswa KKN dan masyarakat gampong setempat. Adanya dukungan dan partisipasi dari masyarakat dalam setiap program yang dijalankan oleh rekan-rekan KKN sebagai bentuk aplikasi ilmu yang diterima di Perguruan Tinggi kepada masyarakat membuat program yang dilaksanakan berjalan lancar dan terkendali.
4.         Keberadaan mahasiswa KKN membawa sedikit perubahan dalam beberapa segi kehidupan, diantaranya dapat memotivasi dan membuat anak-anak begitu bersemangat untuk mendengarkan abang-abang dan kakak-kakak peserta kkn universitas malikussaleh baik mengajarkan ngaji, belajar mata pelajaran sekolah serta cara bersosialisai dengan masyarakat serta perlombaan yang diadakan di sekolah dasar negeri 06 Kecamatan Simpang Keuramat.
5.         Seluruh program yang direncanakan selama satu bulan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata di Gampong Meunasah Dayah yaitu sejak 8 Maret 2017 s/d 6 April 2017 telah dilakukan dengan baik. Walaupun terdapat beberapa hambatan dan kekurangan dalam melaksanakan program kegiatan. Namun semua program dapat terselesaikan sesuai rencana, tepat waktu, dan tepat sasaran.

B.                SARAN
Ada beberapa saran yang dapat kami utarakan sebagai peserta KKN yang masih kurang pengalaman dalam bidang sosial kemasyarakatan agar dapat dijadikan bahan pertimbangan dan perhatian bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan gampong khususnya, serta bagi perangkat gampong, camat, badan pengelola KKN dan Universitas Malikussaleh secara umumnya. Adapun beberapa saran yang ingin kami utarakan adalah sebagai berikut :
1.      Diharapkan agar segala masalah yang ada di masyarakat dapat menjadi bahan perbandingan untuk dijadikan rekomendasi kepada instansi terkait sehingga pelaksanaan pembangunan khususnya di gampong Meunasah Dayah, Kecamatan Simpang Keuramat dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya dan sebagaimana mestinya.
2.      Diharapkan hubungan dan kerjasama yang baik yang telah terjalin antara pemerintah gampong dan masyarakat dapat terus dijaga dan dipertahankan guna mewujudkan terciptanya pemerintahan yang adil dan bijaksana sertadapat memajukan gampong.
3.         Diharapkan pemerintah kabupaten dan kecamatan terus menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah gampong, diantaranya dengan memberikan perhatian khusus bagi gampong-gampong yang jauh tertinggal, baik dari segi ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur.
4.         Diharapkan pemerintah kabupaten maupun kecamatan dapat terjun langsung ke gampong guna melihat kondisi gampong dan masyarakat dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya. Sehingga diketahui bantuan seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat secara khusus  dan gampong secara umum.
5.         Diharapkan Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Malikussaleh mampu membekali mahasiswa KKN yang akan diterjunkan ke gampong-gampong dengan bekal teori dan bekal praktik, serta kesiapan menghadapi berbagai karakter warga gampong, demi keberhasilan terlaksananya kegiatan KKN.




No comments:

Post a Comment